Mahasiswa Hukum Keluarga UM Sumbar Laksanakan Praktik Lembaga Bantuan Hukum di Posbakum Aisyiyah Kota Padang
Padang, 10 Oktober 2025 – Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) melaksanakan kegiatan Praktik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Aisyiyah Kota Padang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami prosedur penanganan bantuan hukum serta meninjau kinerja Posbakum Aisyiyah baik dalam aspek litigasi maupun non-litigasi.
Kegiatan praktik ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di Prodi Hukum Keluarga UM Sumbar yang mengedepankan pendidikan berbasis praktik dan pengalaman lapangan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara langsung proses kerja lembaga bantuan hukum yang melayani masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu yang membutuhkan pendampingan hukum.
Selama praktik berlangsung, mahasiswa mempelajari berbagai tahapan dalam pelayanan bantuan hukum, mulai dari penerimaan pengaduan, konsultasi hukum, penyusunan berkas perkara, hingga pendampingan klien di pengadilan. Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan tentang pendekatan non-litigasi yang dilakukan oleh Posbakum, seperti mediasi, penyuluhan hukum, dan advokasi sosial.
Ketua Program Studi Hukum Keluarga, [Dr. Desi Asmaret M.Ag.], menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dan kepekaan sosial sebagai calon praktisi hukum Islam.
“Melalui praktik di Posbakum Aisyiyah, mahasiswa dapat memahami bahwa hukum tidak hanya sebatas teori, tetapi juga harus mampu memberikan keadilan dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Ini menjadi pengalaman berharga untuk mengasah profesionalisme dan empati sosial mereka,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari Posbakum Aisyiyah Kota Padang, [asmila depi lubis], mengapresiasi antusiasme mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami menyambut baik kerja sama dengan UM Sumbar. Mahasiswa menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan rasa ingin tahu yang besar terhadap praktik bantuan hukum. Semoga kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda yang peduli terhadap akses keadilan bagi semua kalangan,” katanya.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi reflektif antara mahasiswa, dosen pendamping, dan pihak Posbakum mengenai tantangan serta strategi peningkatan kualitas layanan hukum bagi masyarakat. Selain itu, dilakukan pula sesi foto bersama sebagai bentuk simbolis dari sinergi antara dunia akademik dan lembaga bantuan hukum berbasis keumatan.